Siswa Emas UPT SD Negeri 11 Bontosanra: Siti Zahira Raih Juara 2 Pidato Bahasa Daerah di Ajang FTBI 2025

​Takalar, 30/10/2025 – UPT SD Negeri 11 Bontosanra kembali menorehkan tinta emas prestasi berkat talenta luar biasa siswinya, Siti Zahira.

Setelah sebelumnya unggul di bidang sains, Zahira kini membuktikan kehebatannya di bidang budaya dengan meraih Juara 2 Lomba Pidato Bahasa Daerah dalam ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 Lomba Revitalisasi Bahasa Daerah tingkat kabupaten.

​Ajang pelestarian bahasa lokal yang digelar di Museum Daerah Ballak Appaka Sulapank Takalar pada Kamis (30/10/2025) ini menjadi panggung bagi Zahira untuk memukau dewan juri dengan kemampuan retorikanya yang fasih dan penuh makna dalam bahasa daerah.

​Prestasi ini semakin membanggakan karena bukan kali pertama Zahira mengukir nama baik sekolah.

Sebelumnya, ia telah meraih Peringkat 1 Kabupaten Takalar dalam Lomba Olimpiade Matematika, sebuah pencapaian yang jelas menunjukkan bahwa siswa cilik ini memiliki kemampuan akademik dan non-akademik yang luar biasa.

​Kepala UPT SD Negeri 11 Bontosanra, Imran, S.Pd, M.Pd, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas keberhasilan berturut-turut yang ditorehkan Zahira.

​”Alhamdulillah anakda Zahira bisa kembali menorehkan prestasi membanggakan,” ungkap Imran. “Awalnya, kami tidak membebani target, berhubung ini keikutsertaan pertama bagi sekolah kami dalam ajang lomba ini, dan ini di atas ekspektasi kami.”

​Keberhasilan Siti Zahira di FTBI 2025 ini diharapkan menjadi inspirasi kuat bagi siswa-siswi lainnya. Penampilan Zahira di hadapan publik telah membuktikan bahwa siswa UPT SD Negeri 11 Bontosanra memiliki potensi besar.

​”Kami berharap keberhasilan Zahira ini dapat menumbuhkan kepercayaan diri bagi siswa-siswa lain untuk berani tampil di muka umum, yang pada akhirnya akan membentuk dan menumbuhkan mental juara,” tambah Imran dengan optimis.

​Imran menegaskan bahwa sekolahnya akan terus berkomitmen untuk mendorong dan menggali potensi seluruh siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Salah satu upaya nyata yang telah dilakukan adalah dengan membentuk Sanggar Seni Budaya “Bosara” UPT SD 11 Bontosanra.

​”Sanggar Seni Budaya ‘Bosara’ adalah salah satu upaya kami sebagai media untuk menggali potensi siswa di bidang Seni Budaya,” pungkas Imran, menunjukkan dedikasi sekolah dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berprestasi, sekaligus m iniencintai warisan budaya lokalnya.

​Keberhasilan Siti Zahira adalah bukti bahwa dengan bakat, kerja keras, dan dukungan penuh dari sekolah, siswa dapat mengukir prestasi gemilang di berbagai bidang dan menjadi teladan dalam menumbuhkan mental juara dan kepercayaan diri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*